10 Tips Untuk Trading Forex Pemula

10 Tips Untuk Trading Forex Pemula

Jadi, Anda telah melakukan penelitian di pasar Forex, dan Anda sudah siap dalam trading Forex. Selamat! Sekarang, ambil napas dalam-dalam, karena Anda akan menemukan dunia dan peluang yang baru. Mudah kewalahan dengan semua opsi, strategi dan alat yang tersedia. Berita baiknya adalah Anda dapat segera mulai dengan beberapa langkah sederhana.

Berikut 10 tips trading pemula:

  1. Meneliti Broker

Pasar Forex diperdagangkan di “antar bank,” yang berarti tidak ada pasar sentral untuk trading, seperti pasar saham. Jadi, Anda perlu memilih broker Forex untuk membantu Anda melakukan aktivitas trading Anda.

  1. Buka Akun Demo

Banyak broker yang memungkinkan Anda untuk membuka akun demo dengan uang virtual. Karena Anda tidak melakukan dana nyata, ini adalah cara yang tidak berisiko untuk mengevaluasi layanan perusahaan broker dan platform tradingnya. Anda juga dapat menguji strategi trading Anda sebelum menyetor dana ke akun live trading Forex. Perlu diketahui bahwa demo ini biasanya berakhir setelah waktu tertentu.

  1. Memahami Komisi dan Spread

Kedua jenis bayaran ini adalah bagaimana broker mencari nafkah. Jika Anda membayar komisi kepada broker, Anda mungkin membayar lebih dari persentase tertentu dari spread (perbedaan antara harga bid dan ask dari pasangan Forex). Banyak broker menghasilkan uang dengan spread yang lebih luas daripada membebankan komisi. Tanyakan tentang bagaimana masing-masing biaya ini dapat memengaruhi penghasilan Anda sepanjang waktu.

  1. Memahami Berbagai Tingkat Akun

Anda dapat memilih dari akun Forex standar, mini atau mikro. Jumlah investasi awal Anda dan toleransi risiko akan berperan dalam memutuskan mana yang tepat untuk Anda. Banyak investor pemula yang suka memulai dengan akun mini, yang memungkinkan Anda melakukan trading menggunakan lot kecil 10.000 unit dasar daripada 100.000 unit lot standar.

Akun mini menawarkan risiko yang lebih rendah, tetapi juga hadiah yang lebih rendah. Persentase dalam poin (pip) berfluktuasi berdasarkan pada pendanaan mata uang dasar dari akun Anda dan pasangan mata uang yang Anda perdagangkan. Jadi, pada akun mikro, satu pip sama dengan $1 daripada standar $10.

Setelah Anda memilih yang benar, sistem trading otomatis dapat melakukan banyak hal, bahkan menemukan trading saat Anda tidur. Lagipula, pasar Forex beroperasi 24/5, jadi tidak mungkin secara manusiawi untuk melacak setiap perubahan sendiri.

  1. Buat Rencana Dasar Trading

Anda pernah mendengar pepatah, “failure to plan is planning to fail,” dan itu tidak bisa lebih benar di pasar Forex. Rencana Anda harus mengandung tiga elemen: aturan masuk, aturan keluar dan manajemen uang. Aturan masuk menentukan kapan Anda akan membeli; aturan keluar menentukan kapan Anda akan menjual; dan manajemen uang berkaitan dengan jumlah risiko yang bersedia Anda ambil.

Saat Anda sedang membangun rencana Anda, perlu diingat bahwa banyak trader tertarik ke pasar Forex karena pengaruh luar biasa yang ditawarkannya. Leverage diperlukan, karena banyak pasangan mata uang biasanya bergerak kurang dari 1% per hari. Tetapi leverage yang lebih tinggi juga meningkatkan potensi kerugian Anda per trading.

Setelah Anda membuat rencana, ikuti itu. Sistem hanya bekerja untuk Anda jika Anda mempraktikkannya.

  1. Kembangkan Strategi Keluar

Berapa lama Anda berencana berada di trading ini? Jika jawabannya adalah untuk jangka pendek (sebulan atau kurang), Anda akan ingin menetapkan target laba yang sesuai. Tetapi jika Anda seorang trader jangka panjang, bertujuan untuk mencapai target laba dalam beberapa tahun, ambil keuntungan secara bertahap dan biarkan volatilitas sehingga Anda dapat menjaga trading seminimal mungkin. Apa pun caranya, tetapkan titik keluar Anda pada tingkat harga kritis – apakah target tahunan perusahaan, atau lebih banyak poin teknis seperti tingkat Fibonacci tertentu.

  1. Tentukan Toleransi Risiko Anda

Dengan kata lain, putuskan berapa banyak dana yang Anda mampu. Ini akan berdampak pada lama trading Anda dan jenis stop-loss yang akan Anda gunakan. Jika Anda lebih konservatif, Anda mungkin cenderung berhenti, dan sebaliknya berlaku bagi mereka yang lebih toleran terhadap risiko. Jika Anda tidak yakin, Anda dapat bereksperimen dengan beberapa trading di akun demo menggunakan berbagai tingkat risiko dan melihat bagaimana perasaan Anda tentang hasilnya. Toleransi risiko Anda dapat berubah seiring waktu, dan Anda harus mencoba untuk tetap berada dalam zona nyaman Anda.

  1. Lindungi Diri Anda

Trader Forex yang disiplin selalu membela diri dengan menempatkan perintah stop-loss yang protektif di pasar pada saat mereka melakukan trading. Dengan melakukan ini, Anda menghitung seberapa besar Anda akan kehilangan sebelum Anda memasuki trading – dan memastikan bahwa Anda tidak kehilangan lebih dari itu. Jika trading tidak berfungsi seperti yang Anda harapkan, Anda dapat pulih tanpa konsekuensi keuangan yang serius.

  1. Hilangkan Emosi Dari Proses Trading

Seperti pasar mana pun, Forex mengandung ketidakpastian dan tampaknya dapat beroperasi dengan cara yang berlawanan dengan intuisi. Meskipun hal itu bisa sangat menegangkan, penting untuk mengingat gambaran besarnya. Jangan biarkan rasa takut, keserakahan, atau emosi mengaburkan penilaian Anda. Bersiaplah secara mental untuk menerima kerugian dan belajar darinya jika memungkinkan. Memiliki rencana yang solid dan strategi yang terbukti akan menjadikan Anda kenyataan dan membantu Anda membuat keputusan yang disiplin.

  1. Bersabar

Trading Forex bukan keahlian yang Anda kuasai dalam semalam. Tidak peduli seberapa banyak Anda belajar, pasar selalu memiliki sesuatu yang lebih untuk mengajar Anda. Dan jika Anda berada di pasar Forex untuk jangka panjang, Anda akan menemukan diri Anda belajar lebih banyak lagi. Pertimbangkan memulai jurnal trading untuk melacak hasil Anda. Pelajarilah secara teratur dan identifikasi setiap pola yang bermasalah, sehingga Anda dapat memperbaiki teknik Anda. Dengan sedikit kesabaran dan ketekunan, Anda akan mengambil apa yang diperlukan untuk berhasil.